6 Kebiasaan yang Membuat Anda Sukses

Kita selalu berharap akan adanya buku panduan untuk sukses, mengikuti banyak seminar tentang kesuksesan hingga berguru secara langsung pada seseorang yang kita anggap “sukses”. Tapi kesuksesan sendiri bukanlah sebuah ilmu nujum yang mudahnya seperti membaca simsalabim saja.

Berikut ini ada tips menarik yang saya tulis setelah terinspirasi dari hasil riset majalah Fast Company terhadap kebiasaan mereka yang sukses, baik dalam bisnis maupun dalam kehidupan pribadinya.

1. Bangunlah Sepagi Mungkin

Kedengarannya memang terasa menakutkan, apalagi bagi kita yang baru berkarir di usia awal 20 tahunan. Kebiasaan bangun siang karena jadwal perkuliahan yang tidak terlalu pagi membuat kita malas bangun pagi.

Banyak diantara pemimpin bisnis dunia yang gemar bangun pagi dan hal ini membuatnya berpikir lebih produktif. Sebut saja Jack Dorsey. Pendiri Twitter ini memulai harinya dengan bangun pada pukul 5.30 pagi. Sebelum ke kantor, ia masih menyempatkan diri untuk bermeditasi dan berlari pagi sejauh 10 kilometer. Kebiasaan bangun pagi dan berolahraga inilah yang diakuinya menjadi pemucu mengapa ia bisa begitu produktif.

Jika tadi Jack Dorsey, berbeda pula dengan Tim Cook. Suksesor Steve Jobs di Apple ini berpendapat bahwa dengan bangun pagi. Ia bisa mendelegasikan kerjanya dengan baik sebelum jam kerja dimulai.

“Aku biasa berkirim email sejak bangun tidur pada pukul 4.30 pagi. Hal ini membantuku untuk mengatur irama kerja Apple pada hari itu.” Ujar Tim Cook pada sebuah sesi wawancara.

Jadi bagi kalian yang ingin sukses, sudah siap untuk meninggalkan kebiasaan bangun siang anda?

2. Ingat Selalu Perkataan Anda

Berkata memang tidak sesulit menjalankan apa yang anda katakan. Tapi satu hal yang perlu anda ketahui, mereka yang sukses selalu berkomitmen menjalankan apa yang mereka katakana, bahkan jika perkataan itu remeh sekalipun seperti berjanji untuk membelikan permen untuk keponakan anda.

Menjalankan komitmen dari hal yang paling remeh akan membiasakan anda untuk berkomitmen pada hal yang lebih besar nantinya. Jika anda sudah biasa menjalankan komitmen anda, maka dikemudian hari akan banyak orang yang akan semakin percaya pada kinerja anda.

3. Belajarlah untuk Bercerita

Serius! Yah, bercerita.

Anda pernah tahu berapa gaji Steve Jobs ketika masih memimpin Apple? Hanya 1 dollar saja. Anda tahu berapa kali Colonel Sanders gagal menjual resep ayam gorengnya? 1,009 kali. Dan anda tahu berapa kali Thomas Alva Edison mencoba menyalakan lampu pijar hingga akhirnya benar-benar menyala? Lebih dari 1,000 kali.

Mengapa semua cerita itu gampang kita ingat? Karena sisi emosi kita telah tersentuh. Alih-alih menggunakan data statistik atau power point presentation, manusia lebih mudah digerakkan melalui sisi emosinya. Itulah mengapa banyak pemimpin perusahaan global yang selalu berbagi cerita, baik ketika meluncurkan produk baru mereka atau ketika diundang talk show. Selain itu, cerita yang inspiratif mampu menggerakkan orang disekitar anda untuk bergerak sesuai visi yang anda punya.

“People buy why you do, not people buy what you do” – Simon Sinek

4. Pemimpin, Bukan Pendekte

Tidak perlu banyak kalimat untuk menjelaskan poin ini, cukup amtilah gambar dibawah ini.

5. Ambillah Resiko yang Terukur

Sebagai anak muda, sering kali keberanian kita mengalahkan akal waras kita dalam mengambil sebuah resiko. Banyak sekali tantang yang datang seoalah bisa kita selesaikan semuanya. Padahal, jika kita salah perhitungan dalam proses pengambilan resiko, bukan kesuksesan yang kita dapat, malah kegagalan jadinya.

Dalam berbisnis, sering kali banyak motivator yang menganjurkan bahwa mending kita “jalan dahulu”, kalau banyak mikirnya jadi tidak jalan jalan nantinya. Tapi jika kita sudah terlanjur “jalan dahulu” tanpa perhitungan yang matang, bukannya untung yang didapat, malah bisa jadi rugi. Permasalahannya bukan soal “jalan dahulu” atau banyaknya mikir. Berpikir tetap dianjurkan untuk mematangkan resiko, tapi harus dilakukan dengan cepat, karena di luar sana kompetitor kita telah berlari dengan cepatnya.

6. Well Organized

Sudahkah anda menyusun rencana kerja anda hari ini? Mereka yang sukses tahu apa yang musti mereka kerjakan hari ini dan selalu merencanakan apa yang akan dikerjakan di keesokan harinya. Mereka terbiasa membuat check list sehingga pekerjaan mereka tertata rapi dan runtut untuk dikerjakan.

Sorry, masih ada satu lagi ternyata, dan inilah bagian yang paling saya suka : Going Extra Miles

Kebanyakan orang sukses bekerja 25 jam sehari dan 8 hari seminggu. Apa artinya? bukankah kita hanya punya 24 jam sehari dan 7 hari seminggu?

Mereka yang sukses selalu berusaha lebih dari kebanyakan orang. Mereka selalu bekerja lebih dari yang diekspektasikan orang. Mereka selalu percaya bahwa sebuah proses lebih penting daripada hasil instant. Mereka percaya bahwa harus ada harga yang dibayar untuk sebuah kesuksesan.

 

“There’s no shortcut to heaven, if you wanna go to heaven you have to die first.” – Self Quote

Comments

comments