7 Alasan Mengapa Anda Harus Bersyukur Telah Memasuki Usia 20 Tahunan

Anda sudah memasuki usia 20 tahunan sekarang? Artinya anda sudah tidak muda lagi sekarang. Masa-masa kenakalan jaman SMA dan petualangan jaman kuliah telah lewat. Berganti masa adaptasi terhadap tanggung jawab yang lebih besar lagi, seperti pekerjaan kantor atau mungkin keluarga – bagi anda yang sudah mulai membangun kehidupan rumah tangga. Tapi bagaimanapun juga, usia 20 tahunan usia transisi yang patut disyukuri. Karena pada rentan waktu inilah momentum untuk membangun masa depan anda jauh kedepan telah dimulai.

Berikut ini adalah alasan mengapa anda musti bersyukur sudah memasuki usia 20 tahunan :

1. Mulai memikirkan cita-cita dengan lebih realistis

Sebelum lulus dari bangku kuliah, atau tepatnya di usia sekolahan, sering kali impian masih terlihat abstrak. Mulai dari berkeliling dunia, sukses di usia muda, membuat perusahaan semacam Google hingga menjadi seniman yang paling dikagumi abad ini. Tidak ada salahnya bercita-cita tinggi, yang salah adalah ketidak tahuan kita akan jalan mana yang musti ditempuh untuk mewujudkannya.

Pernah membaca tulisan saya tentang “panduan mendaki gunung” ? Dari situ anda akan tahu bahwa untuk mencapai puncak dari cita-cita yang anda impikan, terdapat beberapa tahap yang harus anda lewati. Tidak ada yang namanya sukses instan. The Beatles saja butuh waktu lebih dari 8 tahun sebelum menginvasi musik industri musik di Amerika, masa anda tidak mau berproses untuk mencapai puncak yang anda impikan?

Di usia 20 tahunan ini, baik emosi ataupun pikiran anda akan menjadi lebih dewasa dalam memandang kehidupan ini. Sehingga anda akan mulai sadar bahwa tidak ada sesuatu yang bisa didapat secara instan.

Ingat! tidak ada jalan pintas menuju surga. Bahkan mereka yang ingin pergi melihat surga sekali pun harus mati terlebih dahulu.

2. Orang lain akan memperhatikan anda dengan lebih serius

Periode usia 20 tahunan akan membawa anda pada tahap kedewasaan, baik secara sikap, emosi, pikiran maupun postur tubuh. Hal inilah yang membuat orang lain memperhatikan anda lebih serius ketika berinteraksi.

Saja jadi ingat akan kisah salah seorang teman saya. Ketika masih berusia 18 tahun dulu, ia pernah berjualan korma ketika bulan puasa dari satu swalayan ke swalayan lainnya. Ia berjualan bukan dalam bentuk satuan atau kardusan, tapi sudah dalam bentuk satuan ton. Beberapa swalayan percaya padanya, beberapa lainnya tidak dan alasannya pun bisa dibilang lucu. Karena ia masih terlihat terlalu muda, pihak swalayan yang mau diajak kerjasama pun ragu. Sekarang, ketika ia sudah menginjak pertengahan 20 tahunan dan terlihat lebih matang, ia pun dapat dengan mudah berinteraksi dan menjalin kerjasama bisnis dengan mereka yang jauh lebih tua dan lebih besar.

3. Cukup muda untuk berbuat salah, namun cukup dewasa pula untuk memperbaikinya

Usia 20 tahunan bisa dikatakan sebagai periode yang ‘nanggung’ dalam hal usia. Menurut mereka yang masih berusia sekolahan, anda sudah dianggap terlalu tua. Tapi ketika anda berkumpul dengan teman-teman kantor yang lebih senior, anda tak lebih dari anak kemarin sore yang masih belum tahu apa-apa.

Banyak hal di dalam dunia ini, utamanya dalam hal pekerjaan yang masih belum anda ketahui sehingga sering kali anda berbuat salah. Tapi untungnya di usia 20 tahunan ini anda diberi kedewasaan lebih daripada mereka yang masih duduk di bangku kuliah. Sehingga anda dapat segera memperbaikinya dan belajar lebih banyak dari setiap masalah yang terjadi.

4. Saatnya berpetualang mencari jati diri

Jika sebelumnya orang tua anda selalu khawatir jika anda ingin bepergian sendiri atau merantau, di usia 20 tahunan ini mereka akan merasa bahwa anda telah cukup dewasa untuk memulai petualangan hidup anda sendiri. Manfaat kesempatan ini untuk menggali potensi diri anda dan kenali dunia dengan lebih luas.

5. Menemukan kebahagiaan dari hal-hal sederhana

Ketika anda baru memulai karir dan penghasilan anda masih minim, anda akan memulai hidup anda dengan sederhana dari hasil jerih payah anda sendiri. Tapi justu dari sinilah anda akan belajar bersyukur atas apa saja yang telah anda dapatkan. Kalau dulu anda merasa kurang puas dengan iphone terbaru yang dibelikan orang tua anda, kali ini anda akan belajar bersyukur dan menghargai handphone android yang baru saja anda beli dari gaji pertama anda.

6. Mulai menyadari arti penting orang tua bagi anda

Di usia 20 tahunan ini, anda akan merasa masih banyak hal di dunia ini yang belum anda ketahui dengan pasti. Mulai dari karir apa yang paling cocok dengan anda hingga seperti apa masa depan kelak. Hal ini akan menimbulkan keraguan dalam hati anda dan andapun mulai sering mendiskusikan masa depan anda dengan orang tua. Dari situ anda akan mendapat banyak pelajaran, apa saja yang positif dan apa saja yang negatif. Gunakan pelajaran dari orang tua anda ini sebagai referensi hidup agar kelak anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

7. Tidak semua orang seberuntung anda

Memasuki usia 20 tahunan, anda akan sadar berapa banyaknya mereka di luaran sana yang tidak seberuntung anda. Ketika anda sedang bersemangatnya mendaki tangga karir, mungkin di luaran sana masih banyak teman anda yang masih pontang-panting mencari kerja. Atau kalau saat ini anda masih pontang-panting mencari kerja, ingat! beberapa teman anda bahkan belum lulus dari bangku kuliah. Atau kalau anda saat ini masih duduk di bangku kuliah, jauh di luaran sana masih terdapat teman-teman kita yang tidak mampu mengenyam pendidikan dengan maksimal.

Mulai saat ini, anda harus bersyukur telah memasuki usia 20 tahunan. Karena pengalaman yang anda dapat sejauh ini akan membuat anda berpikir lebih realistis dalam memandang hidup dan kedewasaan yang ada pada anda saat ini akan membuat anda mensyukuri apa saja yang telah anda capai saat ini.

“You only young once, let’s make it awesome!” – Self Quotes

Comments

comments