Bagaimana Caranya Tetap Fokus saat Kerja di Rumah?

Bekerja dari rumah seakan menjadi mimpi bagi beberapa orang di era milenial ini. Dengan sambungan internet di rumah, kita sebenarnya dapat mengerjakan pekerjaan kita tanpa harus pergi ke kantor. Tapi bagi mereka yang pernah mencoba bekerja dari rumah, kenyataannya memang tidak seindah yang kita bayangkan. Susahnya memisahkan urusan personal dengan professional ketika bekerja di rumah menyebabkan gangguan tersendiri yang kebanyakan tidak akan kita temui ketika bekerja di kantor.

Sebagai contoh ketika anda dalam proses bekerja di rumah, tiba-tiba seseorang di rumah meminta bantuan anda untuk membetulkan genteng yang bocor atau membelikan kebutuhan dapur, tak ayal waktu yang harusnya anda habiskan untuk bekerja akan berkurang hingga anda merasa hari yang anda jalani saat itu kurang produktif.

Sebagai seseorang yang pernah merasakannya, saya telah melihat banyak plus dan minusnya bekerja dari rumah. Tapi yang lebih penting dari itu semua, utamanya bagi anda yang senang bekerja dari rumah, bagaimana proses anda bekerja di rumah bisa menjadi sangat efektif dan mencapai goal yang telah anda tetapkan.

Baru-baru ini Harvard Business Review menerbitkan sebuah artikel menarik bagaimana bekerja dari rumah menjadi sangat efektif dan produktif. Berikut ini beberapa tips yang dibagikan dari artikel tersebut:

(more…)

5 Karakter yang Mencerminkan Bahwa Anda Adalah Pemimpin yang Hebat

Dalam dunia organisasi, sering kali kita menemui berbagai macam orang dengan title Leader yang menjadi nahkoda bagi institusi itu. Beberapa orang yang kita temui tersebut ada yang sangat menginpirasi kita, tapi tak sedikit di antara mereka yang kita pandang sebagai bos yang hanya sekedar menyuruh anak buahnya saja dan marah-marah jika anak buahnya melakukan kesalahan. Dari sini banyak orang penasaran seperti apa sosok seorang leader yang hebat itu sehingga kita semua disini dapat mengambil pelajaran yang berguna ketika kita memimpin sebuah perusahaan atau organisasi. Ketauhilah, jika berbagai macam pemimpin hebat itu kita survey, akan ada beberapa kesamaan karakter yang muncul hingga kita dapat mengindikasikan mereka sebagai seorang yang hebat. Beberapa Karakter itu antara lain:

(more…)

Bagaimana Penggalangan Dana untuk Pak Hadi Bisa Tembus sampai Rp 150 Juta Hanya Dalam Waktu Dua Hari Saja?

Sekitar sebulanan yang lalu saya membuat kampanye penggalangan dana untuk dosen saya di Kitabisa.com. Satu hal yang menarik dari kampanye ini adalah, dalam waktu dua hari saja dana yang terkumpul bisa mencapai lebih dari Rp 150.000.000,- (Baca: Seratus Lima Puluh Juta). Beberapa orang menganggap hal ini karena kehebatan saya dalam membuat kampanye sehingga dana yang terkumpul dapat sebegitu cepatnya. Tapi dibalik itu semua, ada beberapa hal yang melatar belakangi mengapa dana bantuan untuk Pak Hadi cepat sekali terkumpul. Beberapa hal itu antara lain:

(more…)

Example of My MBA Personal Statement (Essay) to The University of Edinburgh Business School

As an undergraduate majoring in International Business, I learned how entrepreneurship works and realize the dream of helping to be the catalyst of positive change in Indonesia. In 2012 i started a journey to create a social venture: TEDxTuguPahlawan (www.tedxtugupahlawan.org), a venture under lisence of TED (www.ted.com) that helps catalyze ideas that have an impact with the purpose of creating a better city and society in Surabaya.

TEDxTuguPahlawan actively organize various activities by inviting a wide range of brilliant experts to share ideas in a forum that is inclusive and inspiring. Along the journey, I managed to invite a wide rage of stakeholders to support the vision of TEDxTuguPahlawan. The Bank of Indonesia, The US Consulate General in Surabaya and Institut Francais d’Indonesie, are a few big names that actively support our activities.

(more…)

Contoh Essay LPDP – Sukses Terbesar dalam Hidupku

Ketika kita masih di usia sekolah dasar, kita pasti pernah mendengar sebuah peribahasa yang mengatakan:

“Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan nama.”

Secara pribadi, saya sebenarnya kurang setuju pada penggalan kalimat terakhir dari peribahasa di atas, tepatnya pada kalimat“manusia mati meninggalkan nama”. Bukannya saya ingin mencela nenek moyang kita yang telah susah payah membuat pribahasa ini, tapi mari kita pikirkan, bagaimana seseorang mati dan hanya meninggalkan sebuah nama di dunia ini? Apa saja kiranya yang mereka lakukan ketika hidup?

 

Mereka yang mati dan hanya meninggalkan nama pastilah “tidak berbuat sesuatu yang berarti” ketika mereka masih hidup. Karena mereka yang hidup dan “berbuat sesuatu yang berarti” pasti akan meninggalkan sebuah legacy yang membuat mereka selalu dikenang karena karya mereka mampu menyentuh hidup orang banyak. Itulah mengapa kita mengenal seorang bernama Steve Jobs dengan Apple Computer-nya, Albert Einstein dengan teori relativitasnya, Mahatma Gandhi dengan gerakan perlawanan nirkekerasannya hingga presiden Soekarno yang berhasil memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Mereka inilah sebagian kecil dari contoh-contoh mereka yang sukses “membuat sesuatu yang berarti” dan menyentuh hidup orang banyak lewat legacy atau karyanya. Legacy ini juga yang pada akhirnya membuat mereka tetap “hidup”, walau raga mereka telah mati. Dan dari sinilah saya terinspirasi untuk mendefinisikan arti sukses terbesar dalam hidup saya.

(more…)