Tentang Para Extrovert dan Introvert, serta bagaimana cara otak mereka bekerja

Weekend kemarin saya membaca artikel yang sangat menarik di FastCoExist tentang kecenderungan jawaban para extrovert dan introvert apabila mereka dilontarkan pertanyaan “Mana yang lebih anda pilih, antara gunung atau pantai?”

Sebenarnya pertanyaan semacam ini sudah pernah saya temui sebelumnya, namun saya memahaminya hanya sebagai sebuah pertanyaan pancingan untuk mendapatkan alasan yang akhirnya bisa mulai kita analisa.

Sebagai contoh, jika saya tanya “anda lebih suka bertamasya ke gunung atau ke pantai?” saya hanya menganggap pertanyaan ini sebagai pancingan saja dulunya. Lalu ketika anda menjawab “pantai” selanjutnya saya akan bertanya”mengapa?” yang akhirnya akan membawa pada sebuah analisa kepribadian anda.

Misal anda memilih pantai karena “view-nya yang indah dan banyak betebaran cewek cantik berbikini”, dapat saya simpulkan bahwa anda adalah tipikal orang visual. Cara pandang anda, cara bagaimana anda berpikir hingga bagaimana anda tertarik akan suatu permasalahan, banyak dipengaruhi oleh rangsangan visual. Anda selalu ingin tampil sempurna baik dari cara berpakaian maupun berjalan. Dan anda pun lebih tertarik dengan mereka yang memiliki “tampilan visual” yang bagus, ex: cantik, ganteng, keren dan semacamnya.

(more…)