Entrepreneur atau Intrapreneur, Mana yang Anda Pilih ?

Seperti yang kita ketahui, gaung istilah intrapreneur masih kalah jauh jika dibandingkan dengan entrepreneur yang seolah-olah menjadi tren tersendiri 5 tahun terakhir ini. Berbagai media massa berlomba-lomba mengangakat kisah sukses entrepreneur, beberapa orang berbondong-bondong mengkultuskan diri mereka sebagai entrepreneur hingga beberapa institusi pendidikan yang mengklaim diri mereka sebagai institusi dengan kultur entrepreneurship. Lantas, dimana porsi intrapreneur dalam kehidupan kita sekarang ini?

Sebelum berbicara lebih jauh tentang intrapreneur ini sendiri, alangkah baiknya jika kita bicara perbedaan antara intrapreneur dengan karyawan biasa. Beberapa perbedaan mungkin terletak pada kreativitas dan inovasi. Namun esensi perbedaan antara intrapreneur sendiri dengan karyawan biasa terletak pada visi yang mereka miliki. Karyawan mungkin tidak memiliki visi sebesar intrapreneur. Kita semua tahu bahwa manusia digerakkan oleh visinya. Intrapreneur memiliki visi untuk lebih mensejahterakan hidupnya dan hidup orang lain dimana ia bekerja sehingga memunculkan kreativitas dan inovasi dalam bekerja.

Sampai saat ini memang masih banyak pihak yang hanya memperhatikan sosok entrepreneur dan mengesampingkan sosok intrapreneur yang sebenarnya juga sangat berperan dalam kemajuan ekonomi Indonesia. Padahal konsep dari intrapreneur sendiri adalah orang yang memiliki dan menggunakan inovasi dan kreativitas dalam bekerja di sebuah perusahaan yang bertujuan untuk mengikat nilai perusahaan tersebut.

Dampak dari peran intrapreneur sendiri sangat positif baik bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan. Yang lebih menarik lagi adalah kemampuan intrapreneur untuk meningkatkan “cooperative advantage” dari perusahaan dimana mereka berada hingga perusahaan mampu bersaing dalam banyak hal.

Korelasi nyata antara entrepreneur dengan intrapreneur sendiri adalah entrepreneur merupakan orang yang membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan usaha bagi orang lain, sedangkan intrapreneur merupakan mereka yang bekerja di perusahaan dan menciptakan “keamaan kerja” bagi orang lain. Apa maksudnya “keamanan kerja”? peran intrapreneur mampu memberikan rasa aman bagi karyawan dalam bekerja karena perusahaan dimana mereka bekerja mampu beroperasi dengan stabil bahkan mampu bersaing hingga survive.

Value yang diciptakan oleh intrapreneur dalam hal produk, model bisnis, dll akan mampu menghasilkan produk atau jasa yang sangat berguna bagi masyarakat. Misalnya, penemuan obat-obatan dalam perusahaan farmasi yang tentu saja akan menolong masyarakat untuk menyembuhkan wabah yang mereka derita.

Contoh intrareneur sukses dalam masyarakat sangatlah banyak. Mereka bisa ditemukan baik di organisasi profit maupun non profit. Sebutlah Jack Welch, mantan CEO General Electric ini berhasil mengangkat pamor GE di bursa saham wall street sehingga sampai sekarang ia dijuluki sebagai CEO terbaik di dunia. Ada juga Emir Satar yang mampu mengembangkan GIA dengan inovasi di teknologi informasi dan layanan.

Mengingat peran intrapreneur yang besar dalam pertumbuhan ekonomi Negara serta visinya yang bagus dalam memajukan perusahaan, hendak kampanye intrapreneurship juga digalakkan seperti halnya entrepreneurship sehingga istilah intrapreneurship juga lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Comments

comments