Menemukan Sejatinya Diri Kita Di Usia 20 Tahunan

Usia 20 tahunan adalah momen yang sangat krusial bagi karir kita. Jika sebelumnya saya pernah menuliskan tentang 20 Kesalahan yang Harusnya Tidak Dilakukan Di Usia 20 Tahunan dan apa saja yang dilakukan pemimpin dunia di usia 20 tahunan mereka, sebagai langkah lanjut, saya akan mencoba mengajak anda untuk bersama merenung tentang pentingnya menemukan siapa jati diri kita di saat usia 20 tahunan.

Usia 20 tahunan juga sering dikaitkan dengan momen instrospeksi diri karena di usia ini kita mulai belajar dengan serius tentang bagaimana cara mengambil keputusan hidup hingga bertindak dengan bijak.

Ketika anda ditanya pertanyaan, “Ceritakan tentang diri anda”, banyak dari kita yang mungkin menjawabnya dengan jawaban standar seperti saya berkerja di Perusahaan A, Lulusan dari Universitas B, Lahir di Kota C dan lain sebagainya. Tapi jika anda disuruh menceritakan siapa sebenarnya diri anda, bagaimana cara anda berpikir hingga memandang dunia, bisakah anda menjelaskannya dengan jelas? Berikut ini beberapa poin yang bisa dijadikan pertimbangan untuk mulai menemukan jati diri anda di usia 20 tahunan.

Dominan Otak Kanan atau Dominan Otak Kiri

Otak kanan adalah cerminan dari kreativitas sedangkan otak kiri adalah cerminan dari analisis. Yang satu mengutamakan khayalan dan kreativitas dan yang satunya mengutamakan data dan pengolahan matematis.

Setiap orang punya dominan otak masing-masing dalam cara mereka bertindak atau mengambil keputusan. Jangan sampai anda yang sebenarnya dominan otak kanan dengan bakat seninya terpaksa harus bekerja sebagai seorang akuntan yang notabene adalah pekerjaan dominan otak kiri. Atau pula sebaliknya.

Ingat, memahami diri sendiri adalah awal dari kebijaksanaan.

Extrovert atau Introvert

Terkadang, dalam proses menuju kedewasaan, kita akan mulai menyadari mana keadaan yang benar-benar membuat nyaman kita. Jika anda tipikal anak muda yang senang menghabiskan malam minggu di Mall sambil nongkrong di salah satu Cafe bersama sahabat dekat anda, maka anda adalah tipikal Extrovert sejati. Tapi jika anda lebih senang duduk sendiri sambil membaca buku kesukaan di kamar, bisa jadi anda adalah seorang Introvert.

Perlunya mengetahui apakah anda extrovert atau introvert agar anda mampu mengenali dimana tempat atau suasana yang membuat anda nyaman untuk mulai berkarya.

Penunggang BMW atau Marchedes Benz

BMW adalah lambang dari sportivitas dan kecepatan. Jika anda pernah mengamati bagaimana BMW dikendarai, anda akan tahu bahwa mobil ini selalu dikendarai sendiri oleh pemiliknya. Dan jika anda adalah tipikal pengagum BMW anda adalah seorang doer sejati dalam sebuah proyek kerja. Anda akan berusaha mengeluarkan kemampuan maksimal jika anda diterjunkan langsung di lapangan.

Sedangkan Marchedes Benz adalah lambang seorang gantlement dan visioner sejati. Pemilik Marchades Benz sering kali duduk di belakang dan membiarkan supirnya mengantar ke arah tujuan yang diinginkan. Kemampuan anda akan keluar secara maksimal jika dalam sebuah pekerjaan anda duduk di belakang layar. Anda lebih tepat bertindak sebagai seorang konseptor dalam sebuah proyek.

Jika saya kembali bertanya “Ceritakan tentang diri anda” apakah sekarang anda sudah mulai bisa berkata bahwa saya adalah dominan otak kiri yang extrovert dan suka mengendarai Marchedes Benz atau jawaban sejenisnya? Atau apakah anda punya jawaban lain yang bisa anda bagikan bersama? Mari, ceritakan tentang diri anda.

Comments

comments