Pelajaran Penting untuk Mereka yang Mulai Menjadi Pemimpin

9 Mei lalu TEDxTuguPahlawan Conference kembali di selenggarakan di Auditorium Universitas Ciputra Surabaya, tidak terasa bahwa saya telah memimpin organisasi ini selama kurang-lebih empat tahun. Awal kali didirikan pada awal 2012 lalu, saya tidak pernah berpikir bahwa organisasi ini akan mampu berkolaborasi dengan The US Consulate General of Surabaya, Bank Indonesia dan berbagai macam organisasi berpengaruh lainnya. Tapi seiring berjalannya waktu dan masuknya para talenta yang ikut mengembangkan organisasi ini, kami toh akhirnya bisa dipandang sebagai sebuah organisasi yang cukup punya nama di kota Surabaya ini, bahkan mungkin Indonesia.

Selama kurang lebih empat tahun memimpin, banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik, mulai dari menumbuhkan chemistry antar anggota sampai dengan menyatukan visi bersama. Sebagai refleksi atas perjalanan yang sejauh ini, berikut adalah pelajaran yang saya ambil ketika mulai memimpin sebuah organisasi dan semoga berguna juga bagi anda yang mulai menjadi seorang pemimpin.

Jangan pernah malu berbuat salah

Ketika anda pertama kali menjadi seorang leader dan belum pernah memiliki referensi model kepemimpinan apa yang paling pas dengan organisasi maupun kolega anda, jangan pernah ragu untuk bertanyaa pada leader-leader yang telah anda percaya ataupun membaca berbagai macam buku tentang leadership. Karena referensi yang tepat akan membantu anda dalam membuat keputusan yang bijak.

Tapi perlu diketahui juga, mengambil referensi dari orang lain mampun buku belum tentu menggaransi anda dari kesalahan dalam membuat perencanaan maupun keputusan. Jika sampai pada titik ini mulai anda alami, jangan pernah sungkan untuk meminta masukan dari kolega anda. Karena keputusan seorang leader haruslah bermanfaat bagi setiap kolega yang ada di sebuah organisasi.

Creating the Future is about collaboration

Ketika seseorang baru bergabung dalam sebuah organisasi, umumnya mereka penasaran kemana anda akan membawa sekumpulan manusia dalam tim ini kedepannya. Jadilah pribadi yang terbuka dan transparan. Ceritakan apa visi dan rencana anda dalam beberapa waktu kedepan dan bersiaplah selalu untuk menerima feedback dari rekan-rekan untuk masa depan bersama organisasi anda. Remember! The Speed of the leader is the speed of the gang.

Setiap orang datang dengan tujuan yang berbeda

Organisasi anda mungkin punya satu visi yang sama, tetapi para kolega anda pasti memiliki tujuan yang berbeda mengapa mereka bergabung dengan organisasi atau perusahaan ini. Sesekali tanyakan pada mereka apa yang menjadi motif mereka bergabung dan tanyakan bagaimana organisasi ini mampu membantu mereka untuk meraih tujuannya. Karena kebutuhan manusia bukan hanya sandang-papan-pangan saja, tetapi ada juga self-actualization yang apabila seorang leader mampu menyentuhnya, hal ini akan menumbuhkan rasa bangga mereka terhadap organisasi yang anda pimpin.

Kenali jauh lebih dalam kolega anda

Ketika anda mematok sebuah target kerja pada para kolega pastikan anda terlebih dahulu mengetahui kapasitas diri tiap kolega dan juga medan yang akan mereka hadapi. Hal ini penting untuk memastikan apakah mereka dapat mencapai target kerja mereka atau tidak. Selain itu anda juga harus membuat perhitungan yang realistis pada target yang akan dicapai, seperti berapa lama project A musti dikerjakan, siapa saja pihak yang bersinggungan, mengecek progress kerja hingga memberi motivasi/feedback kembali jika dirasa daya kerja mereka menurun.

Delegation is the first step for creating another leader

Di tahun pertama kami mengorganisir TEDxTuguPahlawan, kami hanya memiliki satu acara tahunan yang bernama TEDxTuguPahlawan Conference, kerena dirasa perlunya membentuk chemistry lebih dalam di antara para kolega, akhirnya kami membuat acara bulanan yang bernama TEDxTuguPahlawanSalon dengan saya sebagai project leadernya bekerjasama dengan teman-teman di Konsulat Jenderal Amerika di Surabaya. Memasuki tahun ketiga, karena saya merasa load kerja saya sebagai seorang professional di luar TEDxTuguPahlawan semakin bertambah, akhirnya kami pun mencoba mendelegasikan tiap acara bulanan ini kepada kolega lainnya. Jadi tiap acara bulanan ini akan memiliki lead organizer yang berbeda-beda – dari sinilah proses pendelegasian TEDxTuguPahlawan bermula dan dari sini pula saya dapat melihat potensi leadership yang ada di dalam tiap kolega. Jadi jika suatu saat saya harus meninggalkan organisasi ini untuk menlanjutkan studi saya atau berkarir di tempat lain, maka organisasi ini akan tetap hidup dan terus berkembang. Karena memang sudah tugas seorang leader untuk menciptakan leader lainnya.

 

If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more, you are a leader – John Quincy Adams

Comments

comments