Selamatkan Harimau Sumatra, Sekarang!

image4

Hari ini (30/10/20130) saya sedang berada di Sumatra, tepatnya di Kota Palembang untuk memberikan sebuah seminar tentang “Business Model Canvas” di hadapan para penggiat UKM Se-Sumatra Selatan. Namun bukan kegiatan ini yang akan saya sharingkan kepada anda, tapi tentang populasi Harimau Sumatra yang semakin terancam punah.

Ketika rehat seminar beberapa jam yang lalu, saya membuka laptop saya untuk sekedar membaca berita-berita dari beberapa portal online. Satu hal yang langsung menarik perhatian saya saat itu adalah artikel dari CNN.com yang berjudul “The Final Days of Sumatran Tigers?”

Memang sih selama ini kita sering mendengar bahwa harimau Sumatra ini habitatnya telah terancam dengan berbagai macam pembalakan hutan. Namun dengan melihat angka yang dilansir oleh WWF ini tidakkah anda akan iba dengan masa depan hewan ini?

Menurut pantauan WWF, di tahun 1978 saja, jumlah Harimau Sumatra masih terpantau kurang lebih 1,000 ekor. Kini karena pembalakan hutan jumlahnya diperkirakan hanya tersisa 400 ekor saja di alam liar. Dan masih menurut monitoring WWF, rata-rata 40 ekor Harimau Sumatra mati diburu tiap tahunnya. Akankah hewan ini nasibnya sama dengan saudara jauhnya, yakni Harimau Jawa dan Harimau Bali yang telah lama punah?

Industri kelapa sawit, pulp dan kertas adalah salah satu industri paling menguntungkan di negeri ini. Perkembangan industri ini semakin tamak dengan terus menggerus lahan tempat harimau Sumatra tinggal. Banyak hutan-hutan milik Negara yang saat ini telah berpindah operasi ke tangan swasta untuk jangka panjang. Hal ini menjadi halagan tersendiri bagi rekan rekan aktivis untuk berupaya mempertahankan habitat Harimau Sumatra.

Sangat sulit sekali memang mengatasi permasalahan ini, tapi bukan berarti tidak ada peluang untuk menyelamatkan hewan eksotis ini.

Salah satu usaha ambisius para aktivis lingkungan saat ini adalah dengan mendesak pemerintah Indonesia untuk mempertimbangakn zona penyangga di luar Taman Nasional Bukit Tiga puluh di Sumatra. Zona penyangga ini akan menambah habitat Harimau Sumatra yang lebih aman dari ganggungan pembalakan hutan dan perburuan liar.

Untuk mengetahui bagaimana anda bisa membantu, silahkan klik change.org dan menambahkan nama anda pada petisi yang mendesak pemerintah Indonesia untuk meninjau ulang zona konservasi Bukit Tiga Puluh sehingga lebih aman bagi habitat harimau Sumatra.

Jika diberi habitat yang cukup, rantai makanan terjaga dan jauh dari perburuan liar, populasinya yang rendah saat ini akan pulih dan terjaga.

Sebagai manusia, Kita dapat menjadi musuh ataupun sahabat mereka. Tergantung kita memilih yang mana.

Comments

comments