Surprises Pertama di Tahun 2017 – Memenej StartSurabaya

Sejak awal bulan ini, saya memiliki project baru, yakni memimpin sebuah program startup incubator di Surabaya yang bernama StartSurabaya. StartSurabaya sendiri adalah sebuah program yang diperuntukkan bagi talenta muda Surabaya yang ingin meluncurkan startup businessnya di bidang teknologi dengan tujuan untuk turut serta menyelesaikan permasalahan yang ada di Indonesia. Beberapa startup yang telah lahir dari program ini antara lain adalah sebuah platform konseling online bernama Riliv, aplikasi booking bengkel bernama Olride, hingga aplikasi donor darah bernama Reblood yang membuat sang foundernya – Leonika Sari – mendapat predikat Forbes 30 under 30 Asia dibidang Health Care & Science.

Awal kali diberi amanat untuk memimpin tim dengan banyak talenta keren ini, saya benar-benar sangat excited apalagi StartSurabaya ini memiliki visi untuk menjadikan Surabaya sebagai Kota Startup yang cukup di segani di negeri ini, tentu hal ini sejalan dengan visi yang telah lama saya pupuk dengan teman-teman TEDxTuguPahlawan.

Namun setelah empat hari ngantor di Forward Factory – markas StartSurabaya – saya melihat bahwa tantangan terbesar saya adalah bagaimana mengumpulkan para talent ini untuk berkomitmen dan menyatukan satu suara dengan saya pribadi dan tim StartSurabaya yang lain untuk membicarakan masa depan project Startup mereka. FYI, beberapa dari founder Startup ini adalah mahasiswa bahkan ada yang kuliah jauh dari luar kota Surabaya sehingga mereka tidak bisa setiap hari ketemu saya di kantor. Dari sini saya jadi sadar bahwa memenej sebuah startup tidaklah semudah memenej sebuah perusahaan yang sudah well-established, karena passion adalah hal utama yang melatarbelakangi mengapa para founder itu mau bersusah payah mengerjakan proyek mereka.

Engagement dengan Lima Stakeholder

Ada lima stakeholder yang ingin kami libatkan dalam menjalankan project ini; mulai dari government dalam hal ini pemerintah kota Surabaya, universitas sebagai pemasok talent, korporasi, media hingga komunitas di seantero Surabaya. Namun sayangnya beberapa komunitas masih memandang program StartSurabaya ini masih negatif karena mostly dari mereka masih menganggap program yang diinisiasi “anak jakarta” ini sebenarnya menggunakan uang pemkot Surabaya namun “pihak anak Jakarta ini” tidak mau membagikan bagiannya kepada komunitas Surabaya lainnya. Padahal sewaktu saya terjun langsung mengeksplorasi tempat ini, dukungan yang diberikan oleh pemkot Surabaya bukanlah uang tapi eksistensi Bu Risma yang ikut serta mendukung program ini sehingga sering kali kita mendapatkan banyak kemudahan untuk menyelenggarakan acara di venue yang ada kaitannya dengan pemerintah kota Surabaya. Untuk meluruskan ini, sepertinya saya perlu banyak “sowan” ke berbagai komunitas di Surabaya agar visi menjadikan Surabaya sebagai kota Startup melalui program StartSurabaya ini masih tetap terjaga.

Wish Me the Best Luck

In a nutshell, alasan saya tertarik untuk menerima project ini karena secara tidak langsung saya dapat berperan aktif dalam pembangunan ekosistem startup di kota Surabaya dan juga sebagai bahan penulisan thesis untuk kuliah S2 saya nanti. FYI, saya mungkin hanya akan menghabiskan waktu sekitar 6 bulan mengurusi project ini karena setelahnya saya akan melanjutkan studi S2 saya di sebuah negeri dimana saya akan belajar banyak tentang hidup, namun saya melihat bahwa membangun startup ecosystem adalah sebuah tema menarik untuk dijadikan bahan thesis dan saya merasa akan mendapatkan banyak bahan dan data penulisan setelah saya menyelesaikan project StartSurabaya ini karena setelah saya berkunjung ke kantor Kibar beberapa waktu yang lalu, koneksi yang mereka punya sangatlah menarik dan komitmen mereka untuk membangun ekosistem startup yang inovatif di negeri ini sangatlah nyata terasa. Semoga saya dapat mengemban amanah sebagai Lead of Incubator StartSurabaya ini dengan baik dan semoga saya juga mendapatkan banyak koneksi yang mampu mensupport penulisan thesis saya tentang Startup di Indonesia nantinya.

 

– “People with passion will change the future” – 

 

 

Comments

comments