Bagaimana Caranya Menjadi CEO Sebelum Usia Anda Genap Berumur 30 Tahun?

Secara umum, setidaknya manusia perlu waktu lebih dari 20 tahun untuk mendaki tangga karir agar anda bisa berada di dalam jajaran top level management dalam suatu perusahaan, termasuk salah satunya menjadi seorang CEO. Namun di jaman sekarang ini, anak muda dengan daya kreativitas dan inovasinya berhasil menjadi seorang pemimpin perusahaan atau organisasi besar pada usia mereka yang belum genap 30 tahun. Tengok saja Mark Zuckerberg, dia bahkan sudah menjadi seorang CEO ketika usianya masih beranjak 30 tahun.

Mereka yang telah menjadi pemimpin di usia yang belum genap 30 tahun kebanyakan adalah seorang entrepreneur yang tidak hanya ingin mendaki tangga karir tradisional yang terlalu panjang dan lama. Alih-alih mereka mendaki tangga karir, mereka yang menjadi CEO di usia yang belum genap 30 tahun seakan membangun eskalator mereka sendiri hingga mereka mampu melaju lebih cepat daripada mereka yang mendaki tangga karir tradisional.

Tetapi mendapat titel CEO saja tidak cukup, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan agar organisasi atau perusahaan yang anda pimpin menjadi sebuah organisasi yang punya kredibilitas dan anda pun dikagumi sebagai seorang pemimpin. Berikut ini adalah 3 hal yang harus anda perhatikan agar anda dapat menjadi CEO bahkan sebelum usia anda genap berumur 30 tahun.

(more…)

Saran Richard Branson dalam Memulai Bisnis

Dalam bukunya yang berjudul “Like a Virgin”, Richard Branson membagikan 5 hal yang membuatnya bisa sukses mengembangkan Virgin Group sampai sebesar sekarang ini. 5 Kunci sukses Richard Branson ini adalah hasil renungannya selama 40 tahun menjalankan bisnis. Dan berikut adalah kelima hal yang membuat Richard Branson sukses menjalankan bisnisnya :

Lakukan Karena Anda Menikmatinya

Butuh kerja keras dan proses yang luar biasa panjang untuk memulai bisnis, jadi sangat dianjurkan anda benar-benar menikmati proses yang panjang ini.

Saat memulai Virgin Group dari lantai bawah di London Barat, taka da rencana hebat atau strategi spesifik yang diterapkan oleh Richard Branson. Tujuan utamanya hanya menciptakan sesuatu yang akan dinikmati saat menggunakannya, bersenang-senang saat mengerjakannya dan akhirnya mampu membayar semua tagihan-tagihannya.

Bagi Richard Branson, membangun bisnis adalah membangun sesuatu yang bisa dibanggakan, mengumpulkan orang-orang berbakat dan menciptakan sesuatu yang dapat mengubah dunia di kemudian hari.

Innovatiflah

Apapun produk, layanan atau brand anda, tak mudah memulai usaha dan bertahan di era yang bergerak semakin simultan ini. Jika anda lihat bisnis-bisnis yang berhasil dalam dua puluh tahun terakhir ini, ambillah contoh Microsoft, Google, Apple dan Facebook semuanya berhasil dengan melakukan hal-hal yang tak pernah dilakukan sebelumnya dan kemudian berinovasi tanpa henti.

Ingat apa yang pernah dikatakan oleh Steve Jobs “Innovasi adalah pembeda antara mereka yang memimpin dengan para pengekor.”

(more…)

5 Pelajaran yang Harusnya Diketahui oleh Pendiri Startup Bisnis

1. Mungkin Saja Idemu Ini Bukanlah Ide yang Baru

Tahukah anda, bahwa ide untuk mendaratkan orang ke bulan sudah dimulai sejak tahun 1902? sejak George Meilies pertama kali membuat film berwarna dengan tangannya sendiri yang berjudul Voyage Dans La Lune. Jika anda bertanya daripada ide Printer 3D berasal, anda pasti tidak percaya bahwa ide ini berasal dari film Doraemon. Jadi ide yang muncul di kepala manusia hari ini, sebenarnya telah dipikirkan oleh manusia di masa sebelumnya. Teknologi terbaru di masa kini sebenarnya telah dipikirkan oleh banyak seniman di masa sebelumnya.

Sebagai pendiri sebuah startup bisnis, sering kali kita berpikir bahwa ide kita ini sangat original dan pasti akan sukses di masa yang akan datang. Tapi apakah demikian?

Coba anda bayangkan mengapa Hendy Setiono pendiri Kebab Baba Rafi bisa sukses di Indonesia? Dia pertama kali membuka bisnisnya di Surabaya dan komunitas Arab di Surabaya dengan kedai Kebabnya tidaklah sedikit, hal ini bisa kita lihat di sekitar kawasan Ampel. Namun mengapa dia bisa sukses? Satu hal yang mungkin bisa kita lihat bersama, ia mendekatkan produknya ke masyarakat dengan lebih intim. Dengan gerobak yang pertama kali ia buka di dekat kawasan Untag, tidak hanya kalangan keturunan Arab saja yang bisa menikmati Kebab, tapi juga masyarakat Indonesia pada umumnya.

Ide kita mungkin juga ada di pikiran orang lain, tapi eksekusi dan visi akan ide itulah yang nantinya akan membedakan kita dari orang lain yang memiliki ide sama dengan kita.

(more…)